Sejarah Revolusi Industri Dari Masa Kemasa

Indonesia kini sedang bersiap dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan roadmap Making Indonesia 4.0, pembahasan mengenai revolusi industri 4.0 ini kian menghangat. Pasalnya harapan Presiden Indonesia membutuhkan banyak waktu mengingat implementasi revolusi industri 4.0 ini harus diikuti dengan pembentukan ekosistem yang baik agar dapat menggerakkan seluruh sektor ekonomi.

Selain itu, para pelaku bisnis diminta untuk memanfaatkan teknologi dengan lebih maksimal dalam keadaan seperti ini, karena akan lebih menguntungkan dan mengurangi biaya operasional apalagi jika pelaku bisnis melakukan kolaborasi antar para pemain.

Sebelum revolusi inidustri 4.0, kita pernah melewati 3 era sebelumnya. Dimana era revolusi 1.0 terjadi antara tahun 1750 – 1850. Saat itu terjadi perubahan besar-besaran dari sektor pertanian, pertambangan, transportasi, manufaktur, dan teknologi. Era 1.0 melahirkan sejarah ketika tenaga hewan digantikan oleh tenaga mesin, yaitu mesin uap. Setelah itu, revolusi industri 1.0 mulai digantikan dengan era 2.0. Sekitar tahun 1870 hingga 1914 awal peran dunia I.

Perubahan yang terjadi semakin pesat ketika kemunculan tenaga listrik dan motor pembakaran dalam. Penemuan ini yang akhirnya memicu kemunculan pesawat telepon, mobil, pesawat terbang, dll yang turut merubah dunia.

Revolusi industri 3.0 dimulai pada awal tahun 90-an.Revolusi industri 3.0 mengubah pola relasi dan komunikasi masyarakat kontemporer. Revolusi ini disebut dengan revolusi digital. Kini pada revolusi industri 4.0 dengan mengedepankan inovasi sebagai cara agar terus berkembang. Seluruh pelaku usaha harus menciptakan inovasi dan kreatifitas agar terus bertahan di era revolusi 4.0.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*